SULSEL, RESTORASITV.COM – Kapolres Toraja Utara AKBP Stephanus Luckyto A. W menegaskan tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi anggota Polri maupun pihak lain yang terlibat dalam praktik penyimpangan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan (Sulsel).
Ia menegaskan bahwa setiap laporan maupun temuan terkait pelangsir yang keluar masuk SPBU untuk melakukan penimbunan, pengalihan distribusi, hingga praktik jual-beli ilegal BBM akan ditindak tanpa kompromi.
Kapolres menilai isu BBM bukan semata pelanggaran administratif, tetapi berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat dan berdampak besar pada stabilitas ekonomi lokal.
Menurut AKBP Luckyto, Polres Toraja Utara, Jumat 12 Desember 2025, saat ini memperkuat pola pengawasan di seluruh titik rawan, baik di area SPBU, jalur distribusi, maupun lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan ilegal.
Pengawasan internal pun menjadi fokus. Ia menegaskan bahwa jika ditemukan anggota yang ikut bermain sekecil apa pun keterlibatannya maka proses hukum dan etik akan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
“BBM ini kebutuhan masyarakat. Jika ada oknum terbukti bermain, kami proses tanpa pengecualian. Kepercayaan publik menjadi prioritas kami,” ujarnya.
Kapolres menambahkan bahwa laporan warga mengenai mobil-mobil mencurigakan yang sering keluar masuk SPBU akan ditindaklanjuti dengan pendekatan penyelidikan yang lebih terukur.
Masyarakat juga diminta aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas tidak wajar di sekitar jalur distribusi maupun lokasi pengisian bahan bakar.
Penegasan Kapolres Toraja Utara ini menjadi jawaban atas keresahan publik yang dalam beberapa minggu terakhir mengeluhkan antrean panjang dan dugaan keterlibatan oknum dalam penyimpangan BBM.
Polres berkomitmen menjaga integritas institusi sekaligus memastikan distribusi energi berjalan sebagaimana mestinya, transparan, dan bebas dari praktik penyalahgunaan.
“Tujuan kami sederhana yakni, memastikan masyarakat mendapatkan haknya dan institusi tetap dipercaya,” pungkas AKBP Luckyto.*(rtv_Megasari/Yustus)
