SULSEL, RESTORASITV.COM – Momentum penting Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Aula Hotel Misiliana Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan, Sabtu hingga Minggu (14-15 Februari 2026 kemarin, dalam menentukan dan menjadi tonggak awal perjalanan kepengurusan Pemuda Katolik (PK) Komisariat Daerah (Komda) Sulsel yang baru.
Pasalnya, pasca dilantiknya pengurus Komda Sulsel diharuskan menggelar Rakerda guna merumuskan program kerja organisasi untuk tiga tahun ke depan.
Ketua Pemuda Katolik Komda Sulsel, Erika Tansil, SH menjelaskan bahwa, Rakerda adalah bagian dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Pemuda Katolik yang dilaksanakan setiap tiga tahun sekali.
“Setelah dilantik, pengurus harus melaksanakan Rakerda untuk menyusun program kerja periode tiga tahun ke depan,” sebut Erika, saat memimpin rapat.
Dirinya menekankan pentingnya agenda ini dalam organisasi karena arah dan kebijakan Pemuda Katolik Komda Sulsel akan ditentukan oleh program kerja yang diusulkan oleh seluruh bidang dan departemen dalam Rakerda.
“Agenda ini sangat penting dalam organisasi. Sebab arah Pemuda Katolik Komda Sulsel ke depan akan disesuaikan dengan program kerja tersebut,” terangnya.
Dalam pidatonya, Erika mengapresiasi antusiasme yang tinggi dari seluruh pengurus yang hadir.
Pemuda Katolik Komda Sulsel diyakininya mampu tumbuh lebih besar dan lebih kuat, serta memiliki kiprah nyata, kontekstual, dan berdaya saing.
“Semoga dengan semangat kebersamaan ini Pemuda Katolik Sulsel dapat lahir dan tumbuh lebih jauh (Reborn and Grow Further),” ujarnya.
Adapun program jangka pendek dan menengah yang telah direncanakan oleh Pengurus Inti Pemuda Katolik Komda Sulsel antara lain yakni, Menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) untuk mengevaluasi program yang belum terlaksana dan yang akan dilaksanakan dan Menghadiri Kongres Nasional Pemuda Katolik.
Sementara melalui Rakerda ini diharapkan dapat menghasilkan program-program yang strategis yang mampu membawa Pemuda Katolik Komisariat Daerah Sulawesi Selatan menuju masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing tinggi.
Sekadar diketahui bahwa, yang hadir di Rakerda tersebut yakni, Yariana Somalinggi anggota FPRD Provinsi dan Firmina Tallulembang, Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg, Wakil Bupati Toraja Utara Andrew Branch Silambi, Since Erna mewakili Gubernur Sulsel Staf ahli bidang ekonomi kerakyatan.
Sementara itu Stefanus Asat Gusma, Ketua umum pengurus pusat Pemuda Katolik, memberi apresiasi terlqksananya Rakerda sebagai agenda mandatori organisasi. Dan menekankan pentingnya transformasi gerakan dari retorika ke program nyata.
” Nama dan seragam tidak berarti apa-apa tanpa aksi, akselerasi dan kolaborasi. Dulu kita berteriak di jalan, sekarang kita bertranformasi lewat program bersama pemerintah,” tegas Stefanus A Gusma.
Ia menambahkan, kita harus bangun politik dan sosial untuk memperkuat konsolidasi serta memperluas Komcab agar kehadiranmPemuda Katolik makin terasa dan disegani ormas-ormas lainnya.
Since Erna Lamba mewakili Gubernur Sulsel mengungkapkan bahwa, Pemuda Katolik harua memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan kewirausahaan, riset dqn kecerdasan intelektual.
” Pemuda Katolik harus membangun kecerdasan emosional, spiritual, intelektual sebagai modal menyongsong Indonesia Emas,” pesannya.*(rtv_Megasari/Yustus)
