NUNUKAN, RESTORASITV.COM – Kapala Wilayah, Camat Sebatik Utara, Zainal Abidinsyah, SE, mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Call Taker dan Responder Layanan Call Center 112, yang dilaksanakan secara daring sebagai upaya meningkatkan kapasitas aparatur dalam memberikan pelayanan cepat tanggap terhadap laporan kegawatdaruratan masyarakat.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan, Sirajuddin, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung implementasi layanan darurat 112.
Menurutnya, layanan Call Center 112 merupakan bagian penting dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam merespons berbagai kondisi darurat yang terjadi di tengah masyarakat.
“Melalui Bimtek ini diharapkan para peserta, khususnya operator call taker dan responder, dapat memahami mekanisme kerja layanan 112 secara baik, sehingga setiap laporan masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terkoordinasi antar instansi terkait,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kesiapan sumber daya manusia yang didukung dengan sistem koordinasi yang baik menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan layanan darurat bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah berharap layanan 112 benar-benar menjadi sarana respons cepat pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat ketika terjadi keadaan darurat,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Sebatik Utara Zainal Abidinsyah, SE menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini sangat penting dalam meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah daerah terkait mekanisme penerimaan laporan masyarakat serta koordinasi lintas instansi dalam penanganan kejadian darurat.
Menurutnya, keberadaan layanan Call Center 112 diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian darurat sehingga dapat segera ditangani oleh instansi terkait.
“Kegiatan Bimtek ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kesiapsiagaan aparatur pemerintah daerah dalam merespon berbagai kejadian darurat yang dilaporkan masyarakat, sehingga penanganannya dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta dapat memahami secara komprehensif peran dan fungsi masing-masing dalam sistem layanan darurat, sehingga implementasi layanan Call Center 112 dapat berjalan optimal dalam mendukung terciptanya pelayanan publik yang responsif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat. *(rtv_Sahabuddin)
