RESTORASITV.COM – Proyek pengerjaan pengaspalan jalan di jalan poros tommo Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat disorot warga. Sorotan itu datang lantaran pihak pelaksana proyek dalam hal ini PT Lili Indah Prima Karya atau LIPK melakukan penutupan jalan selama berjam-jam sehingga menghambat aktivitas masyarakat
Salah satu protes datang dari Imam Masjid Dusun Pentaraan Desa Tamemongga, Abdul Salam, yang kesal karena terjak penutupan jalan selama 4 jam. Padahal ia harus ke tempat acara secara cepat untuk pemotongan kambing.
“Saya sudah 4 jam disini dan belum bisa lewat, dengan penutupan jalan yang dilakukan pihak kontraktor kami sangat dirugikan. Bahkan sampai sudah magrib belum di buka-buka. Kita mau ke masjid tidak bisa. Sama sekali tidak ada kebijakan.” Ucapnya kesal
Abdul salam berharap pihak LIPK merubah kebijakan penutupan jalan karena sangat merugikan masyarakat terutama dalam beraktivitas sehari-hari.
“Kita di rugikan kalau masih dilakukan penutupan seperti ini, apalagi tidak ada jalan alternatif lain.” ujarnya.
Sementara itu, pihak LIPK yang berusaha di hubungi untuk di konfirmasi terkait penutupan jalan tersebut, belum tersambung.
Untuk di ketahui pengerjaan pengaspalan jalan di jalan poros Tommo di kerjakan oleh PT Lili Indah Prima Karya atau LIPK. Sejak mulai pelaksanaan proyek banyak menimbulkan keresahan terutama kebijakan penutupan jalan yang dilakukan hingga berjam-jam.
Kondisi tersebut membuat warga kesal karena merasa aktivitasnya terbatasi bahkan banyak aktifitas penting seperti masyarakat sholat terpaksa tertunda karena kondisi tersebut. *(rtv_Yosi)
