
RESTORASITV.COM – Dinas pertanian provinsi Sulawesi Barat, bersama Kodim 1418 Mamuju didampingi Dinas Perkebunan Kabupaten Mamuju, Pemerintah Kecamatan Tommo, Pemerintah Desa Kakulasan dan Kelompok tani melakukan penanaman padi ladang perdana di Desa Kakulasan Kecamatan Tommo Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat. Penanaman padi ladang ini dilaksanakan secara serentak di seluruh daerah di Indonesia dengan melibatkan sejumlah stakeholder terkait. (4/02/2025)
Hadir dalam penanaman perdana tersebut, Manajemen Pt Manakarra Unggul Lestari yang dipimpin langsung General Manager PT Mul, Muhammad Dahlan Parahats, Memberikan support dan dukungan pelaksanaan kegiatan ini.
Penanaman padi ladang perdana serentak ini, dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang sedang digalakkan pemerintah pusat dalam rangka sua sembada pangan. Selain penanaman padi ladang di waktu yang sama juga dilakukan penanaman sawit untuk peningkatan produksi petani sawit seluas 99,77 hektar yang ada di wilayah kecamatan tommo.
Menurut, kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat,
Samsul Muhammad Arif, Program Penanaman Padi ladang serentak ini merupakan program pemerintah pusat bekerja sama antara Kementerian Pertanian dan Kehutanan untuk pemanfaatan perhutanan sosial sekitar 1,1 juta hektar di seluruh Indonesia. dan untuk Sulawesi Barat ditargetkan seluas 7000 lebih hektar.
Di jelaskan Samsul Luas lahan untuk pengembangan padi ladang di kecamatan Tommo, sekitar 350 hektar dan hari ini adalah penanaman perdana.
Samsul berharap masyarakat kelompok tani tidak Hanya pokus untuk pengembangan tanaman perkebunan tetapi juga aktif menanam komoditas pertanian untuk mendukung sua sembada pangan di Sulawesi Barat.
Semetara itu Pasi Ter Kodim 1418 Mamuju, Kapten Infanteri Arif, mewakili Dandim, saat ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa, pimpinan TNI Angkatan Darat, menginstruksikan agar TNI wajib mendukung program ketahanan pangan yang sedang digalakkan pemerintah, termasuk yang hari ini di dilakukan penanaman padi Gogok di Desa Kakulasan.
Dinas perkebunan Kabupaten Mamuju, Priyattisto, S.Hut. yang juga ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa, pihaknya mencoba mengintensifkan pengembangan sawit di kecamatan Tommo, melalui program peremajaan sawit yang sudah tidak produktif. Ia berharap, melalui program ini ekonomi masyarakat bisa meningkat dan lebih sejahtera.
Merespon program pemerintah tersebut, Ketua koperasi produsen Likkung Indah Nusantara ,
Demas G. Salippaya, sangat berterima kasih atas dukungan pemerintah. Ia pun meminta untuk tetap di berikan tuntunan dan pendampingan agar dalam pelaksanaan program tersebut tidak terjadi penyimpangan.
Semetara itu, General Manager PT Manakarra Unggul Lestari, Muhammad Dahlan Parahats, dikesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa, PT Mul di Minta oleh pemerintah untuk menjadi bapak angkat dalam hal teknis penanaman sawit di wilayah dimana program psr dilaksanakan.
Lanjut Dahlan, kami hadir disini untuk melihat dan memastikan mulai dari cara penanaman sawit, cara memupuk hingga cara perawatan agar tumbuh kembang sawit itu bisa optimal dan dapat menghasilkan buah yang berkualitas nantinya. (*rtv_Yosi)