SULSEL, RESTORASITV.COM – Paulus Niel yang mengaku sebagai wartawan dibekuk Polisi Polres Toraja Utara (Torut) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin malam (16/2/2026) pukul 23.00 WITA di Kanuruan Lembang (Desa) Nonongan, Kecamatan Sopai, Toraja Utara.
Saat ditelusuri polisi, ternyata terduga penipuan melakukan tindak pidana dengan modus membeli kerbau untuk acara adat Rambu Solo’ dan tidak melakukan pembayaran sesuai janji pada keluarganya dan bukan wartawan sesungguhnya alias wartawan gadungan.
Lelaki tersebut yang mengaku wartawan yakni, Paulus Niel R Pea’assa (33) itu adalah warga dari Sillanan Tana Toraja (Tator)
Pelaku tegahnya menipu keluarga sendiri hingga puluhan juta rupiah. Sehingga modus ini membuat warga dan polisi geleng-geleng kepala.
Tak hanya itu Paulus Niel juga kerap mengaku wartawan dan menyasar pejabat baik itu kepala lembang, kepala sekolah bahkan keluarga sendiri jadi sasarannya. Dan modusnya beli kerbau fiktif, hingga catut nama petinggi instansi untuk meraup keuntungan puluhan juta rupiah.
IPTU Ruxon, SH, Kasat Reskrim Polres Torut menjelaskan bahwa, pelaku melakukan penipuan terhadap keluarganya sendiri yakni, Sale Pareang (31) dan Paskah Pareang (28) dengan total kerugian Rp70 juta.
Pada Kamis 5 Januari 2026 kedua korban, melaporkan kasus tersebut ke Polres Torut, setelah pelaku tidak memenuhi janji pembayaran kerbau yang diambilnya.
Sementara Bripka Simbara Buntu Lipa, pimpinan Tim Resmob saat penangkapan terduga bahwa, pelaku menyepakati pembelian dua kerbau yakni, yang satu kerbau herganya Rp30 juta yang satu Rp40 juta, namun hingga batas perjanjian tidak ada pembayaran dan Paulus Niel sulit dihubungi,” sebutnya.
Hasil interogasi terduga yang ngaku juga wartawan (gadungan) mengakui perbuatannya untuk dipotong diacara adat Rambu Solo’ di Sillanan Tator.
Sekadar diketahui bahwa, Paulus Niel sosok yang kerap meresahkan di wilayah Toraja karena memeras Kepala Lembang (Desa), para Kepala Sekolah dan di instansi. Dia menggunakan identitas wartawan gadungan untuk menekan pejabat publik.
Sekarang sudah berada dikurungan Mapolres Torut guna pemeriksaan lebih lanjut. *(rtc_Yustus)
