MAMASA, RESTORASITV.COM – Babinsa Sumarorong, Serma Agus dari Koramil 1428/02 Sumarorong, mengajak seluruh elemen gereja untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pemerintah dalam setiap kegiatan pelayanan maupun sosial kemasyarakatan.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri ibadah peresmian dan pentahbisan Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Exousia Sumarorong di Dusun Rantekamase, Desa Rantekamase, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Jumat (10/7/2026). Dalam kesempatan itu, Serma Agus hadir mewakili Danramil 1428-03/Sumarorong bersama sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Serma Agus menegaskan bahwa gereja memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan sejahtera. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah perlu terus ditingkatkan agar setiap kegiatan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap gereja terus membangun hubungan yang baik dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, setiap program pelayanan dapat berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Serma Agus.
Sebelumnya, Kasi Bimas Kristen Kementerian Agama Kabupaten Mamasa, Yang diwakili Agus Manggesa, dalam sambutannya mengajak seluruh pelayan Tuhan dan jemaat untuk menjaga kebersamaan serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan Kementerian Agama.
Ia menilai komunikasi yang baik merupakan kunci keberhasilan pelayanan gereja di tengah masyarakat. Agus Manggesa juga mengingatkan pentingnya membangun silaturahmi dan koordinasi dalam setiap pelaksanaan kegiatan keagamaan.
“Gereja harus bersinergi dengan pemerintah dan Kementerian Agama. Komunikasi yang baik perlu terus dibangun sehingga setiap kegiatan dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Harapan Bangsa Lentera Mandiri (HBLM) Bogor, Maikel Derek, menyampaikan bahwa yayasan hadir bukan hanya untuk membantu pembangunan rumah ibadah, tetapi juga berkomitmen mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, HBLM Bogor selama ini aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam bidang pendidikan, sosial, dan kemanusiaan, termasuk mendukung upaya penanganan gizi buruk serta pengembangan rumah-rumah belajar bagi masyarakat.
“Kami percaya gereja tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga harus menjadi berkat bagi masyarakat. Karena itu, kami mendorong kerja sama dengan pemerintah dan berbagai pihak untuk membantu masyarakat melalui sektor pendidikan, sosial, dan pelayanan kemanusiaan,” kata Maikel Derek.
Pada kesempatan yang sama, Ketua BPDA GSJA Sulawesi Barat, Pdt. Jemmy Kairupan, S.Th, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan HBLM Bogor yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan GSJA Exousia Sumarorong.
Menurutnya, mulai dari proses pembelian tanah hingga pembangunan gedung gereja selesai, seluruh pembiayaan ditanggung 100 persen oleh Yayasan Harapan Bangsa Lentera Mandiri (HBLM) Bogor.
“Puji Tuhan, pembangunan gereja ini dapat terwujud berkat dukungan penuh HBLM Bogor. Mulai dari pembelian tanah hingga pembangunan gedung gereja, semuanya didukung sepenuhnya sehingga jemaat kini memiliki tempat ibadah yang layak,” ungkap Pdt. Jemmy Kairupan.
Kegiatan peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh perwakilan pemerintah sebelum dilanjutkan dengan ibadah pentahbisan gereja. Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Jemmy Kairupan, S.Th dari Amos 5:4-6 dengan tema “Carilah Aku Maka Kamu Akan Hidup.
Ibadah berlangsung dengan penuh sukacita di bawah penggembalaan Pdt. Rosmiaty Makkuba dan menjadi momentum bersejarah bagi perkembangan pelayanan GSJA Exousia Sumarorong di Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa.
*(rtv_Fen Laoh)
