SEBATIK, RESTORASITV.COM – Sebanyak 14 personel Komando Taktis (Kotis) Satuan Tugas (Satgas) Marinir Pengamanan Pulau Terluar (PAM Puter) Sebatik melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kediaman keluarga almarhum H. Muhammad Nurdin atau yang akrab disapa Bang Buaya di Kecamatan Sebatik Timur, Sabtu (1/8/2026) pukul 13.20 WITA.
Sebelum bertolak menuju lokasi, seluruh personel mengikuti apel yang dipimpin oleh Komandan Satgas Marinir PAM Pulau Terluar, Kapten Marinir Ahmad Rizwan, S.Tr.Han. Dalam arahannya, Dansatgas menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada tokoh masyarakat yang telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pelaksanaan tugas Korps Marinir di wilayah perbatasan. Seluruh personel diharapkan senantiasa menjaga hubungan baik dengan masyarakat, menghargai jasa para pendahulu, serta meneladani semangat pengabdian dan kepedulian almarhum H. Muhammad Nurdin terhadap prajurit yang bertugas. Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat merupakan salah satu kekuatan utama dalam menjaga keamanan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di kawasan perbatasan.
Usai apel, rombongan yang dipimpin Bintara Utama (Bama) Serka Marinir Muhammad Toni bersama personel Kotis Satgas Marinir PAM Pulau Terluar menuju kediaman keluarga almarhum untuk melaksanakan silaturahmi yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan menyampaikan rencana untuk melaksanakan ziarah ke makam almarhum H. Muhammad Nurdin (Bang Buaya) pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Rencana tersebut merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa, dedikasi, serta kontribusi almarhum terhadap pelaksanaan tugas Korps Marinir di wilayah perbatasan.
Semasa hidupnya, almarhum H. Muhammad Nurdin dikenal memiliki hubungan yang erat dengan prajurit Korps Marinir, khususnya saat penugasan di Bunyu, Pulau Nunukan, dan Pulau Sebatik. Pada masa ketika sarana komunikasi telepon seluler belum berkembang seperti saat ini, almarhum turut membantu pelaksanaan bantuan komunikasi (Bankom) melalui radio komunikasi untuk memantau kondisi pos-pos Marinir sekaligus membantu penyampaian laporan situasi (Lapsit) dari pos-pos terluar di Bunyu, Nunukan, dan Sebatik secara berkala. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran komunikasi operasional pada masa itu.
Selain memberikan dukungan komunikasi, almarhum juga berperan sebagai fasilitator yang menjembatani komunikasi antara Korps Marinir dengan para tokoh masyarakat dalam proses hibah lahan untuk pembangunan sejumlah Pos Marinir di Pulau Sebatik. Kontribusi tersebut menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat terhadap penguatan pertahanan dan keamanan di kawasan perbatasan.
Mewakili keluarga, Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, SE, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Komandan Satgas beserta seluruh personel Kotis Satgas Marinir PAM Pulau Terluar atas kunjungan silaturahmi serta penghormatan yang diberikan kepada almarhum.
“Atas nama keluarga, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada keluarga besar Korps Marinir yang hingga saat ini masih mengenang jasa dan pengabdian almarhum H. Muhammad Nurdin. Rencana ziarah yang akan dilaksanakan pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan kehormatan yang sangat berarti bagi keluarga. Semoga silaturahmi dan sinergi yang telah terjalin selama ini terus terpelihara dalam semangat persaudaraan dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Zainal Abidinsyah.
Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol eratnya hubungan kekeluargaan antara Korps Marinir, Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur, keluarga almarhum, dan masyarakat perbatasan. Silaturahmi tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keutuhan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan Pulau Sebatik.
*(rtv_Sahabuddin)
