NUNUKAN, RESTORASITV.COM – Pasukan Serdadduq Adat Regant Tatau (PM-SART) DPD Kabupaten Nunukan menyampaikan aspirasi di Polres Nunukan menyikapi dugaan unggahan di media sosial Facebook yang berisi kata-kata tidak pantas dan dinilai menyinggung suku Dayak.
Aksi tersebut dipimpin oleh Koordinator Lapangan PM-SART DPD Kabupaten Nunukan, Irwan, bersama sekitar 10 orang anggota. Ketua PM-SART DPD Kabupaten Nunukan, Patih Zainal Abidinsyah, SE, menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk spontanitas sebagai respons atas keresahan yang muncul di tengah masyarakat.
Sebelumnya, sejumlah anggota PM-SART bersama organisasi kemasyarakatan lainnya, yakni PUSAKA, LPDKT, serta TBBR, sempat bergerak menuju kawasan Sungai 9. Namun, berkat langkah cepat dan pendekatan persuasif yang dilakukan jajaran Polres Nunukan, situasi berhasil dikendalikan sehingga tidak berkembang menjadi tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Patih Zainal Abidinsyah, SE, menegaskan bahwa kejadian tersebut hendaknya menjadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
«”Media sosial harus menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan, bukan sebaliknya. Mari kita lebih berhati-hati dalam membuat unggahan maupun komentar agar tidak menyinggung suku, agama, ras, ataupun golongan tertentu. Keberagaman adalah kekuatan Kabupaten Nunukan yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.»
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan penanganan persoalan kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, penyelesaian setiap persoalan harus mengedepankan dialog, musyawarah, dan penghormatan terhadap hukum.
PM-SART turut menyampaikan apresiasi kepada Polres Nunukan yang telah mengambil langkah-langkah persuasif sehingga situasi dapat tetap terkendali. Sinergi antara aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di Kabupaten Nunukan.
Hingga Selasa (4/8/2026), situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Nunukan dilaporkan aman dan berangsur kondusif. PM-SART mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, saling menghormati antaretnis, serta bersama-sama memelihara harmoni di tengah keberagaman demi mewujudkan Kabupaten Nunukan yang damai, aman, dan sejahtera.
*(rtv_Sahabuddin)
