SULSEL, RESTORASITV.COM – Warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Makale, Tana Toraja (Tator), Sulawesi Selatan (Sulsel) dilaporkan melarikan diri saat menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Lakipada Makale.
Saat ini, petugas Lapas bersama kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap warga binaan tersebut.
Warga binaan yang kabur diketahui bernama Paulus Niel. Dimana yang bersangkutan menjalani masa pidana 1 tahun 5 bulan 29 hari terhitung sejak kejadian. Terkait kasus perkara penipuan dan penggelapan kerbau.
Peristiwa itu terjadi ketika yang bersangkutan sedang berobat di RSU Lakipada usai menjalani pemeriksaan kesehatan. Kabur saat petugas keluar untuk membeli makanan malam, Sabtu 22 Agustus 2026 malam sekira pukul 21.30 WITA.
Kepala Rutan Kelas IIB Makale, Mat Burki menyampaikan informasi terkait peristiwa melarikan dirinya seorang warga binaan saat menjalani pengobatan di RSU Lakipadada,” sebut Kepala Rutan pada media ini, Rabu 26 Agustus 2026.
Disebutkan, Paulus Niel yang sebelumnya menjalani pemeriksaan dan pengobatan di RSU Lakipadada.
Saat itu warga binaan mengambil kesempatan untuk melarikan diri dari petugas.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Rutan Kelas IIB Makale langsung berkoordinasi dengan jajaran kepolisian untuk melakukan pencarian dan pengejaran terhadap warga binaan yang melarikan diri. Hingga kini, upaya tersebut masih terus dilakukan.
“Selain melakukan pencarian, Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakqtan Sulsel juga telah menurunkan tim untuk memeriksa petugas yang mengawal warga binaan selama menjalani pengobatan di rumah sakit,” terang Mat Burki.
Kepala Rutan Kelas IIB Makale menegaskan bahwa, pemeriksaan terhadap petugas akan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan. Jika ditemukan adanya pelanggaran atau unsur kelalaian, petugas yang bersangkutan akan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Sanksi yang diberikan dapat berupa sanksi disiplin ringan hingga sanksi berat berupa pemberhentian apabila terbukti memenuhi unsur pelanggaran,” terangnya.
Sekadar diketahui bahwa, telah mengambil tindakan cepat untuk melapirkan kejadian tersebut ke Kanwil Ditjenpas Sulsel, koordinasi dengan pihak Polres Tana Tiraja (Tator) dan Pilres Toraja Utara (Torut), untuk mencari tahanan Rutan Makale, Paulus Niel.
Mat Burki menyesalkan kejadian tersebut,” dan kami memastikan pencarian secara intensif bersama aparat kepolisian dan berkomitmen untuk membuka informasi secara transparan kepada publik,” tegasnya.
Kepala Rutan Kelas IIB Makale menyampaikan harapannya baik-baik kepada tahanan Paulus Niel segera menyerahkan diri secara baik-baik, demi kepentingannya sendiri maupun keluarganya.
*(rtv_Yustus)
