SULSEL, RESTORASITV.COM – Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Luwu Utara, Sriwati, S.Pd, A.Ud, M.Pd meluncurkan inovasi Manajemen Pemutakhiran Data dan Penjemputan Anak Tidak Sekolah Berbasis Edukasi (MAPPATABE).
Inovasi ini sangat dekat dengan budaya Bumi La Maranginang julukan Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) dan menjawab isu nasional terkait pemenuhan hak pendidikan warga negara sesuai UUD 1945 Pasal 31.
Inovasi ini mendapat tanggapan positif dari Pemerintah Kabupaten Lutra. Langkah awal yang dilakukan Sriwati adalah membentuk tim kerja, menyamakan persepsi dengan seluruh stakeholder, hingga melakukan sosialisasi aplikasi dan penjemputan langsung anak tidak sekolah untuk disekolahkan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Lutra.
“Ini bukan sekadar tupoksi. Kami upayakan berkesinambungan agar data ATS di Luwu Utara yang tahun 2025 mencapai 5.000 anak bisa menjadi ZERO,” sebut Sriwati yang juga Ketua Perempuan PGRI Luwu Utara, Kamis 16 Juli 2026.
Sriwati berharap MAPPATABE menjadi aksi nyata bersama seluruh stakeholder dengan tujuan akhir Zero Anak Tidak Sekolah di Lutra, sekaligus menjadi contoh bagi kabupaten lain di Sulsel dan Indonesia.
*(Megasari/Yustus)
